
Sleman, 5 November 2025— Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tahun 2025, SMP Negeri 1 Berbah menyelenggarakan kegiatan kokurikuler bertema “Lingkungan” yang dilaksanakan pada tanggal 3–7 November 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas VII dan IX sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian flora dan fauna Indonesia.
Peringatan HCPSN ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1993 sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Dalam keputusan tersebut, juga ditetapkan beberapa puspa dan satwa nasional, yaitu:
Puspa Bangsa: Melati Putih (Jasminum sambac)
Puspa Pesona: Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis)
Puspa Langka: Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)
Satwa Nasional / Satwa Langka: Komodo (Varanus komodoensis)
Penetapan ini menjadi pengingat bahwa flora dan fauna Indonesia memiliki nilai penting sebagai identitas bangsa yang harus dijaga keberlangsungannya.


Sebagai bentuk partisipasi dalam memperingati HCPSN, siswa kelas VII membuat twibbon dan poster bertema pelestarian alam. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengasah kreativitas dalam desain dan literasi digital serta menyampaikan pesan kampanye positif kepada masyarakat luas. Karya siswa ditampilkan di media sosial sekolah dan papan pajangan kelas sebagai bentuk edukasi publik.
Sementara itu, siswa kelas IX melaksanakan kegiatan perawatan dan penanaman tanaman hias di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih asri dan sehat serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap ruang hijau sekolah. Aksi nyata ini menjadi bagian dari pembiasaan perilaku peduli lingkungan yang terus dikembangkan di SMP Negeri 1 Berbah.
Kepala SMP Negeri 1 Berbah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penerapan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan yang terintegrasi dalam kegiatan kokurikuler. Beliau menegaskan bahwa peringatan HCPSN bukan hanya bersifat seremonial, tetapi merupakan momentum untuk membangun kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga keanekaragaman hayati. Dengan adanya kegiatan ini, sekolah berharap seluruh siswa dapat menjadi duta lingkungan yang bangga akan kekayaan alam Indonesia dan konsisten menjaga perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari

