Pembelajaran untuk penguatan Literasi dan Numerasi yang sekarang berkembang dikenal dengan nama STEM atau STEAM yang merupakan pembelajaran lintas mata pelajaran dengan disiplin ilmu Sains, Technologi, Egenering dan Matematika atau Sains, Technologi, Egenering, Art dan Matematika.
SMP N 1 Berbah mencoba pembelajaran lintas mata pelajaran dengan disiplin ilmu STARC, yakni : Sport, Technologi, Art, Religion, dan Civic

Bagaimana modelnya, kasih bocoran dikit dong….
Oke, SMP N 1 Berbah mencoba menyusunnya per angkatan kelas 7, 8, 9 di SMP yang berarti setiap level punya “boss level”-nya sendiri. Jadi nggak ngebosenin dan naik terus tantangannya.

ini peta Literasi dan Numerasinya di tahun 2025, dalam raport Pendidikan, lumayan kan

Konsepnya: “STARC 3 Level: Kenal → Kuasai → Kontribusi”

Roadmap STARC 1 Tahun Ajaran

KELAS 7 – Level KENAL BUDAYA
Tema: “Aku dan Warisanku”
Sasaran: Siswa kenal diri + kenal cagar budaya dekat rumah
Project 3 bulan: “STARC Mini Museum Kelas”

  1. S Sport: Guru PJOK → Lomba “Petualang “: tracking + senam kreasi gerak candi
  2. T Tech: Guru IT → Bikin QR Code + video 1 menit “Kenalin situs cagar budaya” pakai HP
  3. A Art: Guru Seni → Gambar sketsa situs+ bikin miniatur dari kardus bekas
  4. R Religious: Guru Agama → Cari nilai luhur situs sabar, teliti, kerja sama tim
  5. C Civic: Guru PPKn → Aturan berkunjung ke situs: nggak coret2, nggak vandal

Output: 1 pojok museum di tiap kelas 7. Wali murid diundang pas pembukaan.

KELAS 8 – Level KUASAI & KREASI
Tema: “Budaya Jadi Karya”
Sasaran: Siswa udah paham, sekarang bikin karya yang berguna
Project 4 bulan: “STARC Creative Preneur”

  1. S Sport: Guru PJOK → Bikin event “Fun Walk Heritage” + ukur kalori terbakar
  2. T Tech: Guru IT → Bikin toko online simple + desain kemasan + konten IG/TikTok jualan
  3. A Art: Guru Seni → Produksi 3 produk: gantungan kunci batik, totebag, stiker motif lokal
  4. R Religious: Guru Agama → Bikin SOP halal + adab jual beli + sedekah 2.5% untung
  5. C Civic: Guru PPKn → Hitung modal, untung, pajak UMKM + proposal ke Koperasi Sekolah

Output: Bazar STARC. Hasil jualan buat renov mushola/perpus.

KELAS 9 – Level KONTRIBUSI KE MASYARAKAT
Tema: “Aku Penjaga Warisan”
Sasaran: Lulusan SMP udah bisa jadi duta cagar budaya
Project 5 bulan: “STARC Social Project”

  1. S Sport: Guru PJOK → Ajak warga senam pagi “Sehat Bareng Candi” tiap Minggu
  2. T Tech: Guru IT → Bikin website + Google Maps review + video profil desa wisata
  3. A Art: Guru Seni → Muralisasi tembok dusun + pentas seni “Lelaku Leluhur”
  4. R Religious: Guru Agama → Bedah toleransi: candi Buddha tapi dijaga umat Islam. Bikin seminar mini
  5. C Civic: Guru PPKn → MoU sama Pokdarwis desa + presentasi ke BPD: “Siswa Jaga Wisata”

Output: Wisuda STARC. Siswa kelas 9 dapet sertifikat “Duta Cagar Budaya Muda” dari sekolah + desa.

Pada tahun 2026, ini daftar quota SMP Negeri di Korwil Sleman Timur, sbb:

Sistem Kolaborasi Guru Per Angkatan

  1. Koordinator Angkatan: Guru yang paling aktif jadi ketua. Rotasi tiap semester biar adil
  2. Bank Waktu: Guru ngajar STARC = jam masuk ke mapelnya. Misal guru IT 2 JP, guru Seni 2 JP = udah masuk KBM
  3. Rapat 20 Menit: Cuma 1x sebulan. Bahasnya: “Minggu depan anak kelas 8 butuh apa dari kita?”

Penilaian Akhir: Nggak ada ujian STARC. Nilainya dari portofolio + presentasi + testimoni warga. Kelas 7, 8, 9 jalan bareng tapi output beda level. Pas kelulusan, kelas 9 bisa jadi mentor kelas 7. Estafetnya jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *