
BERBAH – SMP Negeri 1 Berbah baru saja mengukir momen bersejarah dalam perayaan hari ulang tahunnya yang ke-47. Dengan mengusung tema adiluhung “Nguri-uri Budaya, Njaga Resiking Buwana Hamemayu Gayuhaning Memanis,” perayaan tahun ini bukan sekadar pesta pora, melainkan sebuah refleksi mendalam untuk melestarikan tradisi dan menjaga kelestarian alam demi masa depan yang indah.
Sinergi dalam Langkah dan Doa
Kemeriahan diawali dengan kegiatan Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Derap langkah ceria para siswa, guru, dan staf menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat. Tak lupa, jajaran Komite Sekolah turut hadir memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Apel dan doa Bersama.
Puncak kekhidmatan acara ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala SMP Negeri 1 Berbah. Potongan tumpeng ini diserahkan kepada perwakilan komite dan siswa sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah selama hampir setengah abad dalam mencerdaskan anak bangsa.

Ajang Kreativitas Berbasis Kearifan Lokal
Sesuai dengan temanya yang kental dengan nuansa Jawa, rangkaian perlombaan tahun ini dirancang untuk mengasah kecintaan siswa terhadap budaya dan lingkungan. Beberapa perlombaan yang menjadi pusat perhatian antara lain:
- Lomba Kebersihan Kelas: Mewujudkan semangat njaga resiking buwana (menjaga kebersihan dunia) mulai dari lingkungan terkecil, yakni ruang kelas masing-masing.
- Lomba Berbusana Adat Ngayogyakarta: Siswa-siswi tampil anggun dan gagah mengenakan pakaian adat Yogyakarta, mengenalkan kembali tata krama dan estetika busana daerah.
- Lomba cerita Berbahasa Jawa Sejarah SMP N 1 Berbah: Sebuah tantangan literasi di mana siswa menceritakan sejarah sekolah menggunakan bahasa Jawa yang santun, sebagai upaya nguri-uri bahasa ibu.
- Lomba Mewiru Kain Jarik: Menguji ketelatenan dan kesabaran siswa dalam seni melipat kain jarik (mewiru), sebuah keterampilan tradisional yang kini mulai jarang dikuasai generasi muda.
Harapan di Usia Ke-47
Melalui tema “Hamemayu Gayuhaning Memanis”, SMP Negeri 1 Berbah berharap dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang manis (baik) dan peduli terhadap akar budayanya.
“Ulang tahun ini adalah momentum bagi kita semua untuk kembali menengok identitas diri. Kita boleh maju mengikuti zaman, namun kaki kita harus tetap berpijak pada nilai-nilai luhur budaya Jawa,” ujar Kepala Sekolah dalam sambutannya.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-47 SMP Negeri 1 Berbah. Teruslah bersinar, teruslah menginspirasi!”

