Bismilahirohmanirrohiim…. Alhamdulillah rangkaian SPMB SMP N 1 Berbah telah selesai setelah pada tanggal 26 Juni 2026, JADOWIL melekukan daftar ulang. Sesuai pengumuman di laman, www.sleman.spmb.id, Quota SMP N 1 Berbah sebah 128 siswa telah terisi semua. Mari Bapak ibu dan juga para siswa sekalian kita syukuri nikmat Allah ini. Dimanapun diterima yakinlah bahwa ini pilihan terbaik menurut Allah. SMP N 1 Berbah dalam memberikan layanan tidak akan membedakan pilihan ke berapa saat SPMB. Berikut Capaian Raport Pendidikan SMP N 1 Berbah tahun 2026

Banyak pertanyaan orang tua terkait setelah daftar ulang. Pertanyaan itu sangat bervariasi antara lain bagaimaa mana MPLS, bagaimana biaya, bagaimana seragam, bagaimana pembelajaran, jam masuk dan jam pulangnya, boleh tidak membawa sepeda listrik, boleh tidak membawa HP, dan lain-lain. Untuk semua pertanyaan itu butuh waktu untuk menjawab dan mengupayakannya.

Sesuai dengan arahan pemerintah yang paling awal dilakukan adalah Sosialisasi MPLS, yang pada tahun 2026 dengan tema MPLS RAMAH, untuk itu mari dicernmati kegiatan persiapan dan pemantapan MPLS SMP N 1 Berbah.
Memasuki hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027 yang jatuh pada Senin, 13 Juli 2026, wajah pendidikan nasional bersiap mengalami pergeseran paradigma yang fundamental. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang kerap kali dibayangi oleh kecemasan dan sekat senioritas, kini didesain ulang menjadi ruang penyatuan yang inklusif, aman, dan bebas dari segala bentuk intimidasi.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan kebijakan MPLS Tahun 2026 yang mengusung semangat “MPLS Ramah”. Melalui pendekatan baru ini, orientasi hari pertama sekolah diubah dari sekadar titik temu fisik (*meeting point*) menjadi ruang peleburan perbedaan (*melting point*). Tujuannya agar setiap peserta didik baru langsung merasakan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman sejak hari pertama mereka melangkah melewati gerbang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, esensi dari perubahan ini adalah mengembalikan hakikat pendidikan yang memanusiakan manusia. Siswa baru seyogianya disambut sebagai masa depan bangsa yang berharga, bukan sebagai objek yang harus diuji dengan ketakutan.
“MPLS Ramah bukan sekadar perubahan istilah, tetapi perubahan cara pandang dalam menyambut murid baru. SMP N 1 Berbah mengubah kegiatan yang selama ini rentan dengan kekerasan, perpeloncoan, dan kurang bermakna menjadi proses yang penuh kasih sayang, memuliakan, dan membangun budaya damai penuh persahabatan,” ujar Darto, S.Pd Kepala SMP N 1 Berbah.
Komitmen pemerintah untuk menghapus tradisi kelam masa orientasi kini diperkuat oleh Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Regulasi ini menjadi benteng legalitas yang secara eksplisit melarang keras praktik perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar, hingga penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.
Untuk memutus mata rantai senioritas negatif yang akut, aturan baru ini juga melarang keterlibatan alumni dalam penyelenggaraan MPLS. Sebaliknya, pelibatan orang tua diperkuat melalui kewajiban mengikuti sosialisasi sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menjelaskan bahwa regulasi ini lahir dari evaluasi mendalam terhadap kesejahteraan psikologis murid. “Regulasi ini menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum strategis untuk membangun Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sejak hari pertama. Penyelenggaraannya diperkuat melalui kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga.
Sementara untuk murid SMP N 1 Berbah yang memasuki masa transisi menuju remaja, mereka didukung untuk membangun kepercayaan diri, memperluas pertemanan, serta menjadi generasi yang cakap dan bijak di ruang digital. SMP N 1 Berbah sebagai sekolah cagar budaya berharap para siswa mampu mengenali lingkungan dengan cepat, menguasai keknik dan model sosialisasi sehingga akhirnya dapat berkontribusi menjadi sekolah berprestasi dengan jargon Semangat Berbudaya, Juara dan Berjaya
Pemerintah daerah kabupaten Sleman, dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru kini diwajibkan menggunakan panduan resmi yang berorientasi pada penguatan karakter ini. Informasi menyeluruh mengenai panduan tersebut dapat diakses masyarakat luas melalui laman resmi *https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/mplsramah/*.
Melalui langkah serentak ini, hari pertama tahun ajaran baru tidak lagi menjadi gerbang ketakutan, melainkan awal dari perjalanan belajar yang membahagiakan dan bersih dari trauma.
Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 berpedoman pada Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026, yang berfokus pada pembentukan karakter, literasi digital, dan budaya positif. Kegiatan ini dilarang keras memuat unsur perpeloncoan, kekerasan, atau pungutan biaya.
Materi MPLS tahun ajaran baru terbagi menjadi dua kategori:
1. Materi Utama (Wajib)
Materi ini wajib diberikan kepada seluruh peserta didik baru untuk membangun lingkungan belajar yang ramah dan inklusif:
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)
- Pagi Ceria: Kegiatan penyambutan yang menyenangkan (Ice breaking, Senam AIH
- Sopan dan Santun Bermedia Sosial: Edukasi literasi digital sejak dini.
- Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S TOMAT).
2. Materi Pilihan SMP N 1 Berbah
Materi pendukung ini dapat disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kebutuhan masing-masing sekolah
- Pengenalan visi, misi, dan delapan profil lulusan.
- Wawasan Wiyata Mandala dan tata tertib sekolah.
- Cara belajar efektif, Kepramukaan/ekstrakurikuler, dan Kokurikuler
- Pembiasaan sekolah, ketertiban, dan kedisiplinan
- Edukasi kesadaran sosial seperti bahaya judi online, game online dan pinjaman Online
3. Waktu pelaksanan MPLS
13- 17 Juli 2026 (5 hari ), di jam sekolah
4. Pakaian selama MPLS
Jadwal akan disampaikan melalui web sekolah yaitu : www.smpn1berbah.sch.id
